IPOL.ID – Gunung Semeru kembali erupsi pada Sabtu (13/9) pukul 15.14 WIB dengan tinggi kolom letusan mencapai 500 meter di atas puncak atau sekitar 4.176 mdpl. Kolom abu berwarna putih hingga kelabu teramati condong ke arah utara dan barat laut.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, melaporkan erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 115 detik.
Sepanjang Sabtu, Semeru tercatat mengalami lima kali erupsi dengan variasi tinggi letusan antara 300–500 meter.
Saat ini, status Gunung Semeru masih berada pada Level II atau Waspada.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah, serta tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 8 km dari puncak.
Selain itu, Ia mengimbau masyarakat mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai/lembah yang aliran airnya berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. (*)
