Penandatanganan Pakta Integritas yang Steering Committee dan Ketua PWI Provinsi se-Indonesia menjadi simbol kesadaran bersama bahwa konflik tidak boleh lagi diwariskan. PWI harus kembali menjadi rumah bersama, bukan arena perebutan kekuasaan.
Pertarungan dua kubu sebelumnya telah merugikan kita semua. Klaim Hendry Ch. Bangun memiliki pengesahan Kemenkumham dan Zulmamsyah Sekedang yang mengklaim punya mandat dari KLB telah menghancurkan sendi-sendi di PWI secara keseluruhan.
Seharusnya, perdebatan ini telah berakhir ketika keduan Ketum-nya menandatangani Kesepakatan Jakarta pada Juli 2024 di hadapan saksi Dahlah Dahi dari Dewan Pers. Namun sekarang, masih tersisa. Padahal semua berharap kesepakatan ini membuka jalan damai, menuju tahap legitimasi saat digelarnya Kongres Persatuan 2025 sebagaimana tercantum dalam Kesepakatan Jakarta dimaksud.
Kini, Kongres Persatuan telah sah dan menutup ruang abu-abu itu. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) hadir sebagai fasilitator sekaligus saksi sejarah. Dengan pengakuan resmi negara, hasil kongres ini memiliki legitimasi kuat dan tak bisa diganggu gugat.

