Di set pamungkas atau set ketiga yang menggunakan babak supertiebreak, ganda tuan rumah Indonesia tak ingin kecolongan lagi, langsung bermain agresif untuk mengendalikan permainan dan mampu ungul jauh 9-4.
Meski lawannya sempat mengejar hingga 7-9, namun Christo dan Rifqi yang tak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas untuk meraih juara, akhirnya berhasil menutupnya dengan kemenangan 10-7, setelah pukulan forhand dari Koki Misuda melebar.
“Kemenangan yang sangat mudah di set pertama membuat terlena sehingga membuat saya kurang fokus dan terkejut saat lawan mulai dapat merespon dengan baik di set kedua. Namun dengan mulai meningkatnya performa dari Rifqi, di babak supertiebreak kendali permainan kembali dapat di kuasai dan akhirnya membuahkan hasil kemenangan,” ungkap Christhoper Rungkat seusai pertandingan.
“Sedangkan Muhamad Rifqi Fitriadi mengaku raihan gelar keduanya bersama Christhoper Rungkat di sepanjang keikutsertaanya ITF World Tennis Tour, membuat dirinya bangga sekaligus bersyukur mampu menyabet gelar di hadapan publik sendiri. Hasil juara ini juga memotivasi dirinya dan Christo yang dianggap sebagai mentornya, untuk lebih fokus di beberapa turnamen kedepannya, dan berharap puncaknya nanti dapat meraih medali emas pada Sea Games Thailand,” timpal Rifki.
