Penemuan awal terjadi pada Sabtu (6/9) sekitar pukul 10.30 WIB, ketika Suliswanto (30) sedang mencari rumput dan menemukan potongan telapak kaki kiri.
Laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian yang dibantu relawan dan anjing pelacak untuk menyisir area di sisi kiri jalur Pacet-Cangar.
Terduga pelaku, AM, diduga kuat telah membunuh dan memutilasi korban di sebuah kamar indekos di daerah Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya.
Dari kos pelaku, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk melancarkan aksinya, termasuk pisau dapur, pisau daging, gunting taman, dan palu.
Potongan tubuh itu dipastikan jasad TAS, perempuan lajang asal Jalan Made Kidul, Desa Made, Kecamatan/Kabupaten Lamongan.
“Kami profiling korban, kami langsung datangi keluarganya. Saat ini keluarganya sudah datang di Satreskrim Polres Mojokerto,” katanya.
Identitas TAS dipastikan setelah Tim K9 Polri menemukan pergelangan tangan kanannya. Polisi lalu mendatangi rumah orang tua korban di Desa Made, Lamongan, untuk memastikan kebenarannya.
