Menurut S, saat itu dia memvideokan aksi tersebut, pelaku akhirnya memakai celananya secara rapat-rapat.
Dia sempat berlari kecil ke arah pintu masuk Bus TransJakarta dan memarahi pria misterius tersebut karena sudah melakukan tindakan pelecehan seksual.
“Terus ada mba-mba petugas Bus TransJakarta lagi main handphone (hp), tapi malah senyum-senyum gitu bukannya bantuin atau tolong saya buat marahin itu orang,” tegas S.
Sehingga dia menyayangkan aksi petugas Bus TransJakarta tersebut karena di halte itu kondisinya sedang sepi dari penumpang.
Petugas Bus TransJakarta perempuan itu hanya berdiri sambil main hp dan menertawakan dirinya (S) setelah jadi korban pelecehan.
“Ada satu penumpang di ujung, jauh posisinya. Pelaku sempat maki-maki saya juga dan nunjuk-nunjuk. Terus orang itu kabur,” ujarnya.
Ayah korban, Abdul Rasyid menegaskan, saat itu dia di telepon oleh anaknya untuk menjemput di Halte Tanjung Priok.
Setelah turun dari halte, anaknya menangis dan saat ditanya tidak bisa menjawab apa-apa.

