“Ini setiap tambah siswa, setiap tahun kita tambah kapasitas internetnya,” kata Sadri.
Pada kesempatan yang sama, Kakanwil Kemenag Aceh, Azhari mengatakan kelas digital ini adalah sebuah sistem belajar mengajar yang harus terus dikembangkan. Perubahan digitalisasi perlu disikapi dengan kesiapan guru.
“Kita mesti terus belajar dan menggali informasi untuk mengikuti perkembangan ilmu,” kata Azhari.
Dengan begitu, kata Azhari guru maupun siswa dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Ini bagian program Kemenag untuk pendidikan unggul, ramah dan terintegrasi. Kita harus mengembangkan lembaga pendidikan agar lebih unggul, ramah, dan terintegrasi dengan sistem digitalisasi,” ujarnya.
Azhari yakin dengan dedikasi dan kemampuan beradaptasi guru, bisa membangun proses belajar yang lebih efektif dan menyenangkan.
Azhari beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke Gayo Lues dengan beberapa agenda kegiatan diantaranya Peluncuran Wakaf Tunai, memantau pelaksanaan program limit (lima belas menit) bersama Al-Qur’an, Rakor Wilayah II Pokjaluh Aceh dan kegiatan lainnya. (ahmad)
