Sementara itu, Naquita yang berhasil mengantarkan sekolahnya menjadi juara mengatakan, meski memenangi partai final, laga melawan SDN 075 Jatayu merupakan partai terberat yang ia lakoni selama MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 1 2025-2026. “Tapi karena sudah latihan terus dan dipesankan ayah harus berani cetak gol, akhirnya kami memenangi pertandingan ini,” ujar Naquita yang sudah menyukai sepak bola sejak taman kanak-kanak. Berkat penampilan apiknya, Naquita juga didapuk sebagai pencetak gol terbanyak di KU 10 dengan torehan 52 gol.
Sementara itu, di partai pamungkas KU 12 yang mempertemukan SDN 026 Bojongloa melawan SDN 004 Cisaranten Kulon berlangsung menarik dan atraktif. Jual beli serangan terlihat sejak dimulainya pertandingan babak pertama. Kedua tim sama-sama tampil sangat baik dan kuat di lini pertahanan. Namun, SDN 004 Cisaranten Kulon berhasil unggul lebih dulu lewat Nayla Azzahra Kustiawan di menit 6 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang SDN 026 Bojongloa.
Sayangnya, keunggulannya itu tak bertahan lama. SDN 026 Bojongloa berhasil menyamakan kedudukan lewat Azahra Artikasari di menit 9. Bahkan, Azahra membalikan keadaan timnya berkat gol keduanya setelah tendangan melambungnya mengarah ke gawang lawan dan tak mampu diantisipasi kiper SDN 004 Cisaranten Kulon yang dijaga Tania Nurhasanti di menit 12. Kedudukan 2-1 untuk SDN 026 Bojongloa bertahan hingga babak pertama berakhir.
