Saat ini tercatat ada 22 pasien, 12 di antaranya, telah menerima kunjungan tim. Enam pasien sudah mendapatkan terapi sederhana dengan hasil peningkatan skor activity daily living (ADL). Selain itu, ada 59 kader dan enam keluarga pasien telah mengikuti pelatihan dan peningkatan wawasan tentang rehabilitasi berbasis masyarakat.
Sementara, Ketua Tim Gugus Kendali Mutu (GKM) inovasi Silat Si Pitung Puskesmas Kecamatan Makasar, Christina Susilawaty Siregar mengatakan, inovasi Silat Si Pitung ini berjalan lancar berkat dukungan dan bimbingan dari tim Departemen Fisik dan Rehabilitasi SDM Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) serta komunitas masyarakat.
“Inovasi Silat Si Pitung ini sudah didaftarkan ke Dirjen Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Kementerian Hukum RI pada 17 September kemarin,” ungkap Susilawaty.
Pihaknya berharap para Kader Posyandu Lansia yang ada di Kecamatan Makasar dapat berperan aktif menerapkan program ini di masyarakat. Karena mereka sebelumnya telah diberikan pelatihan dalam melayani lansia dengan cara home care atau perawatan melalui kunjungan ke rumah para lansia.
