Para kader bisa saja mengajak lansia setiap pagi berkeliling lingkungan maupun senam demi menjaga daya tahan tubuh dan mencegah penyakit.
“Bahkan kader bisa memberikan contoh agar lansia bisa mandiri melakukan aktivitasnya yang sederhana”.
Silat Si Pitung hadir untuk meningkatkan kualitas hidup Lansia. Selama ini pelayanan home care oleh Puskesmas belum optimal karena adanya keterbatasan tenaga kesehatan dan peralatannya. Sehingga kebutuhan masyarakat tidak terjangkau seluruhnya.
Namun dengan kolaborasi banyak pihak, semua layanan Lansia bisa diintegrasikan lewat puskemas. Karena kader yang telah dilatih itu menjadi kepanjangan tangan puskesmas.
Silat Si Pitung kolaborasi dengan akademik dan berbasis komunitas diharapkan mampu mencapai semua cakupan layanan lansia yang terintegrasi dengan puskesmas. Sehingga tingkat kesadaran masyarakat mampu meningkatkan kemandirian dari pasien itu sendiri.
Sementara itu, Ketua Program Studi Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi RSCM – FKUI, Widjaja Laksmi Kusumaningsih mengaku, para dokter binaannya yang ada di Puskesmas Kecamatan Makasar mampu membuat inovasi baru dalam pelayanan terhadap lansia. Puskesmas Kecamatan Makasar melakukan inovasi dengan memberikan pelayanan optimalisasi lansia.
