IPOL.ID – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menegaskan penolakannya terhadap pembentukan negara Palestina. Pernyataan itu ia sampaikan merespons keputusan Inggris, Kanada, dan Australia yang baru saja mengakui keberadaan negara Palestina.
“Saya punya pesan yang jelas untuk para pemimpin yang mengakui negara Palestina setelah pembantaian mengerikan pada 7 Oktober: Anda memberikan hadiah besar kepada teror,” ujar Netanyahu dilansir Reuters, Senin (22/9
“Dan saya punya pesan lain: hal itu tidak akan terjadi. Tidak akan ada negara Palestina di sebelah barat Sungai Yordan,” imbuhnya.
Menanggapi langkah tiga negara tersebut, Netanyahu menyatkan itu tak akan menyurutkan Israel memperluas permukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki.
“Selama bertahun-tahun, saya telah mencegah pembentukan negara teror ini meskipun ada tekanan besar baik secara domestik maupun internasional,” katanya.
“Kami telah melakukannya dengan tekad dan kebijaksanaan politik. Lebih lanjut, kami telah menggandakan permukiman Yahudi di Yudea dan Samaria dan kami akan terus melanjutkan langkah ini,” lanjutnya.
