Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Ribuan Anak Keracunan, WHO Ingatkan Lima Pemicu Utama pada Kasus Makanan Bergizi Gratis
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nasional > Ribuan Anak Keracunan, WHO Ingatkan Lima Pemicu Utama pada Kasus Makanan Bergizi Gratis
Nasional

Ribuan Anak Keracunan, WHO Ingatkan Lima Pemicu Utama pada Kasus Makanan Bergizi Gratis

Bambang
Bambang Published 29 Sep 2025, 13:32
Share
3 Min Read
Hari Ini KPK Bakal Periksa Pengusaha Billy Haryanto Terkait Kasus Suap DJKA Kemenhub IPOL.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Pada Senin (29/9/2025), KPK telah memanggil pengusaha Billy Haryanto alias Billy Beras (BH) untuk diperiksa sebagai saksi. “Pemeriksaan atas nama BH, wiraswasta,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Senin (29/9/2025). Sementara ini, KPK belum dapat memerinci materi pemeriksaan yang akan digali penyidik terhadap saksi. Biasanya, materi pemeriksaaan akan diumumkan setelah pemeriksaan saksi rampung "Pemeriksaan bertempat di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta," ujar Budi. Sebelumnya, Billy Haryanto telah disebut dalam persidangan kasus tersebut dengan terdakwa Putu Sumarjaya dan Bernard Hasibuan, pada 9 November 2023. Billy disebut memperoleh uang dari Direktur Utama PT Istana Putra Agung Dion Renato Sugiarto sebesar Rp3,2 miliar atas proyek pembangunan jalur KA antara Stasiun Solo Balapan-Kalioso untuk paket JGSS 4. Selain proyek di Solo, Billy juga memperoleh uang atas proyek di Balai Teknik Jawa Timur dengan total Rp2,2 miliar yang juga dikerjakan oleh Dion Renato. Untuk pekerjaan jalur KA ruas Bogor-Sukabumi di Jawa Barat, Billy juga memperoleh uang sebesar Rp1,6 miliar. Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan 10 orang sebagai tersangka. Hal tersebut menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 11 April 2023 di Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah DJKA Kemenhub. Para tersangka kini tengah menjalani penahanan terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur rel kereta api di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.(Yudha Krastawan)
Hari Ini KPK Bakal Periksa Pengusaha Billy Haryanto Terkait Kasus Suap DJKA Kemenhub IPOL.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Pada Senin (29/9/2025), KPK telah memanggil pengusaha Billy Haryanto alias Billy Beras (BH) untuk diperiksa sebagai saksi. “Pemeriksaan atas nama BH, wiraswasta,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Senin (29/9/2025). Sementara ini, KPK belum dapat memerinci materi pemeriksaan yang akan digali penyidik terhadap saksi. Biasanya, materi pemeriksaaan akan diumumkan setelah pemeriksaan saksi rampung "Pemeriksaan bertempat di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta," ujar Budi. Sebelumnya, Billy Haryanto telah disebut dalam persidangan kasus tersebut dengan terdakwa Putu Sumarjaya dan Bernard Hasibuan, pada 9 November 2023. Billy disebut memperoleh uang dari Direktur Utama PT Istana Putra Agung Dion Renato Sugiarto sebesar Rp3,2 miliar atas proyek pembangunan jalur KA antara Stasiun Solo Balapan-Kalioso untuk paket JGSS 4. Selain proyek di Solo, Billy juga memperoleh uang atas proyek di Balai Teknik Jawa Timur dengan total Rp2,2 miliar yang juga dikerjakan oleh Dion Renato. Untuk pekerjaan jalur KA ruas Bogor-Sukabumi di Jawa Barat, Billy juga memperoleh uang sebesar Rp1,6 miliar. Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan 10 orang sebagai tersangka. Hal tersebut menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 11 April 2023 di Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah DJKA Kemenhub. Para tersangka kini tengah menjalani penahanan terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur rel kereta api di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.(Yudha Krastawan)
SHARE

Kedua, ditemukan bakteri Bacillus cereus, yang menurut otoritas pangan Australia biasanya muncul akibat penyimpanan nasi yang tidak tepat.

“Kami menerima 163 sampel keracunan makanan MBG sejak Januari 2025, dikirim dari 11 kabupaten/kota. Dari total 20 KLB, 23% sampel positif bakteri berbahaya, termasuk Vibrio cholerae, Staphylococcus aureus, dan Escherichia coli,” ungkap Kepala Labkes Jabar, Ryan Bayusantika Ristandi.

Lima Kategori Pemicu Menurut WHO

Prof Tjandra merinci klasifikasi WHO terkait penyebab umum keracunan makanan yang patut diwaspadai:

Baca Juga

WAHO B
Kemenkes dan WHO Tandatangani Grant Agreement Biennium 2026-2027, Apa Itu?
WHO dan Pakar Komunikasi Tekankan Pentingnya Kewaspadaan soal Klaim Rokok Elektronik Lebih Aman
Indonesia Memulai Tonggak Pencegahan Nasional Paparan Timbal pada Anak

1. Bakteri: Salmonella, Campylobacter, E. coli, Listeria, Vibrio cholerae.

2. Virus: Norovirus, Hepatitis A.

3. Parasit: trematoda, Taenia (cacing pita), Ascaris, Giardia.

4. Prion: protein abnormal seperti Bovine Spongiform Encephalopathy (BSE).

5. Bahan kimia: logam berat (timbal, kadmium, merkuri) dan polutan organik.

“Daftar tersebut adalah rujukan global dari WHO dan harus menjadi peringatan untuk meningkatkan kewaspadaan di Indonesia,” tegasnya.

Previous Page123Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Ingatkan Lima Pemicu Utama, Kasus Makanan Bergizi Gratis, Ribuan Anak Keracunan, who
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Kejuaraan Bulutangkis Antar Media  2025 mulai bergulir. Foto/ipol Kejuaraan Bulutangkis Antar Media 202 Bergulir, Sebanyak 192 Peserta dari 42 Media Berebut Hadiah Total Rp 45 juta
Next Article Lobi Gedung Merah Putih KPK. Foto: Yudha Krastawan/ipol.id Hari Ini KPK Bakal Periksa Pengusaha Billy Haryanto Terkait Kasus Suap DJKA Kemenhub

TERPOPULER

TERPOPULER
Ilustrasi Tanda Zodiak. Foto: Istock @bymuratdeniz
Gaya hidup

12 Ramalan Zodiak Hari Ini, Sabtu 9 Mei 2026: Cinta, Karier, dan Keuangan

Jakarta Raya
Gereja Santo Fransiskus Asisi Tebet Bersolek Jelang HUT ke-60
09 May 2026, 19:41
nofollow
Viral Video Remaja Diduga Mesum di Taman Balai Kota Panggul Trenggalek
09 May 2026, 16:33
Hukum
Pengusaha Heri Black Absen dari Panggilan KPK
09 May 2026, 10:18
Ekonomi
Tampil di FHA 2026, Dukungan BRI Bantu UMKM Asal Papua “Japamo” Tarik Minat Buyer Internasional
09 May 2026, 11:28
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?