Ryan Bayusantika menambahkan bahwa faktor higienitas adalah elemen vital. Kualitas air, peralatan memasak, hingga perilaku pekerja dapur (food handler) harus diperhatikan dengan ketat.
“Hal ini diatur jelas dalam regulasi. Jika kebersihan diabaikan, risiko keracunan akan selalu ada,” ujarnya.
Rangkaian temuan dari Labkes Jabar serta penjelasan WHO disebut sebagai alarm keras bagi penyelenggara program MBG. Pemerintah diminta segera memperbaiki standar pengolahan, distribusi, dan pengawasan makanan agar kasus keracunan massal tidak kembali terulang.(Vinolla)
