“Unimal hari ini telah menjadi rumah bagi lebih dari 23.000 mahasiswa dari 38 provinsi dan sejumlah negara. Dengan dukungan riset dan inovasi, kami ingin menjadikan kampus ini sebagai kebanggaan Aceh dan Indonesia,” ujar Rektor Herman.
Pusat Unggulan Iptek
Pada kunjungan tersebut, Wamen Stella hadir dalam peresmian Pusat Riset Unimal, PUI-Technoplast (Center of Excellence Natural Polymer and Plastic Recycle), yang berfokus pada pengolahan sampah plastik menjadi produk ramah lingkungan dan bernilai ekonomi.
Program ini lahir dari keprihatinan atas persoalan sampah di Aceh, yang mencapai lebih dari 300 ton per hari, serta komitmen Unimal untuk mencari solusi berkelanjutan.
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi memberikan dukungan nyata, antara lain melalui pendanaan riset kompetitif, dana hilirisasi LPDP sebesar Rp1,8 triliun, Strategic Grand Call untuk energi terbarukan dan pengelolaan sampah, serta insentif bagi peneliti. Kebijakan ini diharapkan memperkuat semangat dosen dan peneliti dalam menghasilkan inovasi yang berdaya guna.
