“Kami ingin memastikan riset tidak berhenti di laboratorium, tetapi bisa sampai ke masyarakat dan industri. Kolaborasi ini adalah kunci,” tambah Wamen Stella.
Ketua Pusat Unggulan Iptek (PUI) Unimal, Zulnasri, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah sekaligus berharap riset Unimal dapat bertahan di tingkat nasional maupun global.
“Dengan dukungan dana riset dan kolaborasi bersama industri, kami optimis produk inovasi berbahan polimer alami dan plastik daur ulang dari Unimal dapat dikomersialisasikan, sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” jelas Zulnasri.
Kunjungan Wamendiktisaintek ini sekaligus mempertegas posisi Universitas Malikussaleh sebagai pusat riset unggulan yang tidak hanya fokus pada kemajuan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan di Aceh, (tim)
