Rinciannya meliputi RSUD RT Notopuro merawat 40 pasien dengan delapan pasien rawat inap dan dua meninggal dunia. RS Siti Hajjar menangani 52 pasien dengan 11 pasien rawat inap, satu meninggal dunia dan satu pasien dirujuk.
Kemudian, RS Delta Surya merawat enam pasien rawat inap, RS Sheila Medika menangani satu pasien yang telah diperbolehkan pulang, sedangkan RS Unair merawat satu pasien rawat inap.
Dalam insiden bencana dipicu oleh kegagalan teknologi konstruksi itu turut menjadi perhatian Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto.
Sebagaimana menurut Undang-Undang Penanggulangan Bencana Nomor 24 Tahun 2007, peristiwa robohnya konstruksi bangunan itu masuk dalam kategori kegagalan teknologi, sehingga BNPB dapat memberikan intervensi demi kelancaran penanganannya.
Sesuai agenda, Kepala BNPB bakal meninjau lokasi untuk memberikan dukungan dan pendampingan upaya penanganan darurat, dengan prioritas utama pencarian dan pertolongan pada esok hari, Rabu (1/10/2025).
Kepala BNPB bersama Deputi Bidang Penanganan Darurat Mayjen TNI Budi Irawan dan rombongan akan bertolak dari Jakarta pukul 06.00 WIB menuju Sidoarjo melalui udara. Setelah mendarat di Bandara Internasional Juanda, Kepala BNPB beserta rombongan akan langsung meninjau lokasi.
