IPOL.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur memberikan layanan trauma healing kepada tiga keluarga korban ambruknya musala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Pendampingan ini dilakukan untuk membantu keluarga korban mengatasi duka dan tekanan psikologis pascainsiden tersebut.
Kepala Dinsos Jatim Restu Novi Widiani mengatakan, layanan diberikan langsung di lokasi tanpa menunggu permintaan dari keluarga. Tim Dinsos turun setelah melihat adanya tanda-tanda ketidakstabilan emosional di antara anggota keluarga korban.
“Mereka tidak mendatangi kita karena memang di sinilah ketajaman intuisi kita. Ketika ada yang mulai tidak fokus, atau bersandar pada keluarganya, itu kita sapa dan beri sedikit refleksi,” ujar Restu, Sabtu (4/10/2025).
Menurut Restu, ketiga keluarga korban tidak menunjukkan gejala trauma berat atau ekstrem, sehingga pendampingan cukup dilakukan melalui motivasi dan penguatan psikologis, tanpa memerlukan obat-obatan atau rujukan medis.
