“Awalnya itu saya merasa badan cepat sekali lelah dan sering merasa dehidrasi, tapi meskipun sudah minum banyak, rasa haus itu tidak hilang. Dari situ saya memutuskan untuk berobat ke fasilitas kesehatan,” tutur Banu.
Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan. Dokter menyampaikan bahwa dirinya mengalami gangguan ginjal. Hal tersebut disebabkan oleh tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol.
“Dokter bilang kalau darah tinggi saya tidak diobati dengan baik. Maka akan berdampak pada ginjal saya. Dan ternyata hal itu yang akhirnya terjadi pada saya,” lanjutnya.
Ketika kondisinya memburuk, Banu akhirnya harus menjalani perawatan inap di RS St Carolus. Ia mengaku bahwa seluruh proses pelayanan yang diterimanya di rumah sakit berjalan dengan baik dan professional. Ia juga menambahkan bahwa tidak ada perbedaan pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien umum.
“Saya masuk di hari Sabtu malam lewat IGD, lalu oleh pihak rumah sakit disarankan untuk rawat inap. Alhamdulillah juga, kalau saya pikir pelayanan BPJS Kesehatan di RS St. Carolus ini cukup bagus. Paramedis juga sangat ramah dan merangkul, tidak ada perbedaan sama sekali antara pengguna BPJS Kesehatan atau berobat secara pribadi,” ungkapnya.

