
Acara penghargaan ini menjadi simbol kebersamaan insan pers dan pemerintah daerah dalam menjaga marwah kebebasan pers yang bertanggung jawab.
Ketua SPS Aceh, Muktarrudin Usman, menyampaikan bahwa kegiatan di Aceh bukan hanya ajang penghargaan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap sejarah pers dan semangat kebangsaan dari ujung barat Indonesia.
Keesokan harinya, rombongan SPS melaksanakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Banda Aceh. Seusai rapat, pada pukul 13.00 WIB, rombongan bergerak menuju Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, untuk bersilaturahmi dan menikmati jamuan makan siang bersama pejabat teras Aceh Besar di Meuligoe Bupati. Suasana penuh keakraban menandai eratnya hubungan antara dunia pers dan pemerintah daerah.
Dari Jantho, rombongan melanjutkan kunjungan ke Gedung Wali Nanggroe dan diterima langsung oleh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Alhaytar.
Dalam dialog lebih dua jam, Wali Nanggroe mengenang perjalanan panjang pers Aceh yang turut menentukan arah sejarah bangsa. Ia mengingat masa-masa ketika mendengarkan siaran Radio Rimba Raya dari Singapura dan membaca Harian Tegas yang terbit di Aceh.
