IPOL.ID- Masyarakat Kabupaten Kepahiang digemparkan oleh beredarnya video viral yang memperlihatkan seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) diduga menginjak kitab suci Al-Qur’an sambil memegang senjata tajam dan melontarkan kata-kata kasar.
Video berdurasi singkat tersebut beredar luas di media sosial selama sepekan terakhir dan memicu gelombang kemarahan publik. Aksi yang dinilai sebagai bentuk penistaan agama itu menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk tokoh agama dan masyarakat luas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perempuan dalam video itu berinisial VM, ASN yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepahiang.
Menanggapi hal tersebut, Inspektorat Daerah Kabupaten Kepahiang bergerak cepat dengan memanggil VM untuk dimintai klarifikasi. Dalam pemeriksaan awal, VM mengaku tindakannya dilakukan karena tekanan masalah pribadi dan asmara.
Meski begitu, Inspektorat menegaskan bahwa alasan pribadi tidak bisa dijadikan pembenaran atas tindakan yang melanggar norma dan etika ASN.
