“Kegiatan ini merupakan inisiasi dari KPUD DKI dan ketua DPRD DKI. Kehadiran para pengurus parpol hari ini, tentunya bisa memahami isu terbaru dari pileg 2029 mendatang,” katanya.
Data yang dihimpun Sekwan DPRD DKI, 85 persen anggota DPRD DKI yang juga merupakan pengurus parpol di Jakarta ikut hadir.
“Apalagi isu yang diangkat terkait dengan jumlah kursi yang akan diperebutkan pada pileg 2029. Hal itu yang membuat politisi di DKI ingin mengetahui lebih lanjut,” katanya.
Anggota DPRD DKI dari PKS, Abdul Aziz menyambut positif diskusi publik KPUD DKI. Dengan adanya diskusi publik tersebut, diharapkan menjadi perhatian tidak hanya DPRD, DPR RI, partai-partai, tapi juga harus menjadi pertimbangan pembuat keputusan di tanah air.
“DPR RI, Kemendagri, Menkum, MK harus juga menjadikan pertimbangan terkait dengan status DKI dan DKJ yang masih dipersimpangan. Tentunya DKI pun berharap adanya keadilan dari daerah-daerah lain, khususnya keberadaan DPRD tingkat I dan II jika tidak lagi menjadi ibukota,” katanya.(sofian)
