Usai pertandingan pelatih Indomaret, Iwan Dedi Setiawan mengapresiasi kebangkitan timnya, terutama di set keempat yang penuh tekanan.
“Kemenangan ini adalah hasil dari disiplin receive yang kami terapkan di dua set awal. Ketika receive kami bagus, setter bisa lebih variatif. Kami sempat lengah di set ketiga, wajar dalam pertandingan yang panjang, tetapi yang paling membanggakan adalah uji mental di deuce set keempat,” ujar Iwan.
“Kami berhasil keluar dari tekanan, dan kemenangan ini kemenangan prestis bagi kami,” tukasnya.
Pelatih Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi,
Ariyanto menyesali kegagalan timnya di set keempat, meskipun memuji semangat juang anak asuhnya.
“Kami sudah berusaha maksimal, terutama saat berhasil mencuri set ketiga. Sayangnya, faktor kelelahan dan mental pemain menjadi sandungan di set keempat yang krusial. Saat mencapai deuce, anak-anak terlihat gugup dan membuat kesalahan yang tidak perlu, sementara Indomaret lebih tenang,” jelas Aryanto.(bam)
