Presiden Mongolia, Mr Zandashatar Gombojav, dalam sambutannya saat membuka acara menekankan bahwa pertemuan ini merupakan bagian integral dari upaya global untuk menghentikan dan memerangi kejahatan keuangan, pencucian uang, korupsi, dan pendanaan terorisme.
Dia juga menegaskan peran vital jejaring ARIN-AP sebagai jembatan untuk pertukaran informasi di antara lembaga penegak hukum, yang mendukung deteksi, pembekuan, penyitaan, dan pengembalian aset yang diperoleh secara ilegal.
Menurutnya, pertemuan ini tidak hanya memperkuat kerja sama, tetapi juga membangun kepercayaan antara negara-negara regional.
Mongolia sebagai Presidensi ARIN-AP tahun 2025, berkomitmen untuk berkontribusi pada inisiatif penting ini dan mendukung kerja sama penegakan hukum, khususnya dalam hal pemulihan aset di antara para anggota ARIN-AP.
Di sela-sela kegiatan, Delegasi Indonesia juga memanfaatkan kesempatan untuk bertemu langsung dengan perwakilan Kantor Kejaksaan Agung Mongolia (The State General Prosecutor’s Office of Mongolia).
