“Kalau sudah senang dengan permainan catur, kan jadi enak,” ucap Eka. “Dari senang mereka akan mau belajar lebih dalam bermain catur. Nah itu tentu harapan kita ke depannya mereka akan menjadi pemain catur sungguhan,” sambungnya. Q1
Menurut Eka, robot catur juga termasuk sport science . “Saya rasa memang seperti itu,” ucap Eka . “Jadi memang kehadiran empat robot catur yang ada memang bisa diprogram untuk menghadapi pemain pemula, sedang bahkan level Grand Master. Yang mau main lawan robot tinggal pilih msum main untuk level yang mana,” tambah Eka.
Empat robot catur canggih yang didatangkan dari Tiongkok tersebut, tutur Eka, sejauh ini juga menjadi lawan latih tanding pecatur Timnas Indonesia yang sedang dipersiapkan untuk SEA Games Thailand medio Desember nanti.
“Saya rasa robot catur canggih yang kita miliki ini juga untuk latihan pemain-pemain SEA Game. Mereka latih tanding dengan robot juga,” ungkap Eka. ” Jadi ini PB Percasi juga sudah menerapkan bagian daripada sport science. Tingkat kecerdasan robot kita sudah sampai level Grand Master. Jadi siapa yang ingin menjajal ilmu catur boleh datang dan kunjung ke Cafe Tutur untuk melawan robot catur canggih,” jelas Eka Putra Wirya yang juga Dewan Pembina PB. Percasi.
