
Di kesempatan itu motivator Merry Riana sempat berhadapan dengan robot catur canggih. Merry berhasil menahan remis robot yang diprogram untuk permainan level 10.
“Kesempatan langka bertanding melawan robot catur canggih bertepatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober,” ucap Merry. “Semoga banyak pemuda-pemudi Indonesia tetap bersemangat keras, utamanya pemain muda catur Indonesia untuk meraih prestasi guna mengharumkan bangsa dan negara, seperti halnya pendahulu-pendahulu bangsa,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, juga digelar acara pelepasan pecatur muda IM Satria Duta Cahaya yang akan berlaga pada Piala Dunia Catur 2025 mulai 31 Oktober – 27 November di Goa, India. Satria Duta dilepas langsung Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto.
Di ajang tersebut, Duta yang kini memiliki elorating 2393 menempati unggulan ke-182. Pada babak pertama, ia akan berhadapan dengan pecatur unggulan ke-75 asal Armenia, GM Haik Martirosyan (2626).
Sesuai aturan, masing-masing pecatur akan bertemu dua kali dengan memegang bidak hitam dan putih di catur standard. Jika kedudukan draw, maka dilanjutkan babak penentuan di catur cepat.
