Para pebulutangkis belia ini terpilih dari 1.729 peserta Audisi Umum PB Djarum 2025 dari berbagai wilayah di Indonesia. Mereka melewati perjuangan cukup panjang selama mengikuti rangkaian seleksi mulai dari babak screening, turnamen, hingga tahap karantina selama lebih dari tiga minggu yang dimulai pada 13 September 2025 lalu.
Penilaian ketat dan kompleks oleh Tim Pencari Bakat dan jajaran pelatih PB Djarum, mencakup tes fisik, kemampuan individu, karakter dan keseharian di asrama, serta tambahan tes kesehatan pada seleksi tahap karantina kedua.
Sebelumnya pada penyisihan karantina tahap pertama (27/9), menyisakan 28 atlet dari 50 peserta yang meraih Super Tiket. Kemudian karantina tahap kedua ini kembali diseleksi hingga menjadi sembilan atlet terpilih.
Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2025, Sigit Budiarto menegaskan bahwa para atlet yang berhasil lolos merupakan mereka yang mampu memenuhi penilaian ketat yang ditetapkan tim pencari bakat dan jajaran pelatih PB Djarum. Diantaranya ialah memiliki kombinasi teknik mumpuni, berkualitas super, dan jiwa petarung sejati yang tidak mudah menyerah. Ia menggambarkan proses seleksi ini layaknya jalan terjal menuju impian besar.
