IPOL.ID-Dampak dari pemotongan dana bagi hasil (DBH) oleh pemerintah pusat. APBD DKI Jakarta 2026 diproyeksikan mengalami perubahan dari Rp95 triliun menjadi Rp82 triliun.
Ditengah rencana perubahan APBD DKI 2026 tersebut, program pembangunan wilayah pinggiran Jakarta diminta tetap terjaga. Hal itu harus dilakukan mengingat masyarakat pinggiran Jakarta harus merasakan dampak dari pembangunan menunju Jakarta menjadi kota global.
“Wilayah pinggiran Jakarta seperti Kecamatan Cilincing itu masih perlu perhatian dari pemerintah provinsi. Pembangunan jalan dan saluran air harus menjadi fokus pembangunan pada 2026. Karena hal itu berdampak besar pada masyarakat disaat intensitas hujan tinggi karena mengakibatkan banjir,” ujar anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Neneng Hasanah, Selasa (21/10/2025).
Taman interaksi untuk masyarakat, pembangunan trotoar serta penataan kawasan kumuh di Jakarta diharapkannya juga bisa dilanjutkan. Tujuannya, kata politisi yang akrab disapa Bunda Neneng itu Jakarta yang saat ini menuju kota global dan menjelang 5 abad. Pembangunan Jakarta bisa berkesinambungan sesuai program pemerintah pusat.
