Stan MAN 11 Jakarta sedang dijaga oleh Eky dan Kayla (peserta didik dengan keterbatasan penglihatan) saat Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin menyambanginya. Ikut meninjau juga, Dirjen Pendidikan Islam, Amien Suyitno, Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam, Arskal Salim, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Nyayu Khodijah, serta Rektor UIII, Jamhari.
Sekjen mencoba mengetes hafalan Al-Qur’an salah satu PDPD, Nur Syahwa Syakila dan melanjutkan bacaannya. Nur Syahwa Syakila, putri kelahiran Pamulang, Tangsel ini dalam setiap kesempatan selalu menjaga hafalannya dengan meraja’ah. Sekjen berpesan pada Syakila dan Rezky Putra Hilmansyah agar selalu menjaga hafalananya dan giat belajar.
“Semoga apa yang dicita-citakan bisa tercapai,” pesan Kamaruddin Amin.
Media Kanvas dan Gundu
Inovasi kanvas dan gundu digunakan dalam pembelajaran seni rupa untuk peserta didik yang memiliki keterbatasan penglihatan. Tujuannya untuk menerapkan kesetaraan dalam menjalani proses pembelajaran seni rupa dengan peserta didik yang awas atau melihat. Dua PDPD MAN 11 Jakarta, Eky dan Kayla (keterbatasan penglihatan) lebih condong menggunakan rabaan untuk menikmati karyanya.
