“Untuk mencapai target tersebut, Indonesia tengah menjalankan program eksplorasi komprehensif yang akan menawarkan 75 wilayah kerja migas baru pada periode 2025-2027. Kami juga mengoptimalkan produksi melalui penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery serta reaktivasi sumur dan lapangan idle bersama kontraktor dan mitra,” jelasnya.
Selain peningkatan produksi, pemerintah juga memperkuat infrastruktur energi domestik, seperti pembangunan jaringan pipa gas Cirebon-Semarang dan Dumai-Sei Mangke, serta pengembangan unit regasifikasi terapung (Floating Regasification Unit) untuk meningkatkan konektivitas dan menurunkan biaya logistik.
Sejalan dengan itu, Indonesia terus mempercepat transisi menuju energi bersih. Kapasitas terpasang energi terbarukan nasional saat ini telah mencapai 15 gigawatt, masih sebagian kecil dari potensi besar mencapai 3.600 gigawatt. Upaya peningkatan terus dilakukan melalui pengembangan tenaga air, panas bumi, surya, bioenergi, serta implementasi biodiesel B40 tahun ini dan B50 pada 2026.
