Bahlil tak lupa memberi apresiasi kepada para pelaku usaha yang turut mendukung program ini.
“Semua ini tidak bisa kita capai tanpa kontribusi pengusaha dan masyarakat. Ini kerja bersama, kerja gotong royong,” tuturnya.
Salah satu capaian penting tahun ini adalah lifting minyak bumi nasional yang menembus 605 ribu barel per hari, sesuai target APBN. Namun di balik angka itu, pemerintah juga menaruh perhatian besar pada sumur-sumur minyak rakyat—sekitar 45 ribu titik yang kini sedang ditata ulang agar lebih ramah lingkungan dan menguntungkan warga lokal.
“Mereka boleh mengelola, tapi harus taat keselamatan dan menjaga lingkungan,” tegas Bahlil.
Selain minyak, listrik juga menjadi prioritas utama. PT PLN (Persero) ditugaskan mempercepat penerangan di 5.700 desa dan 4.400 dusun yang masih gelap gulita. Melalui program lisdes dan BPBL, pemerintah berharap setiap rumah tangga Indonesia tersambung ke jaringan listrik nasional.
Bahlil bahkan menggambarkan betapa satu bola lampu bisa mengubah masa depan sebuah desa. “Siapa tahu anak-anak dari desa yang baru dapat listrik ini kelak jadi Presiden Republik Indonesia,” katanya sambil tersenyum.

