Tak hanya pemerataan, keberlanjutan juga menjadi pijakan. Pemerintah menegaskan pentingnya jaminan reklamasi (jamrek) bagi perusahaan tambang dan komitmen transisi menuju energi bersih. Kementerian ESDM sedang menyiapkan peta jalan PLTS 1,5 MW per kelurahan yang jika terealisasi akan menghasilkan kapasitas nasional hingga 100 gigawatt (GW).
Pada malam yang sama, sebanyak 71 penerima penghargaan Subroto dari 52 kategori dan 18 bidang mendapat apresiasi atas kontribusi mereka di dunia energi dan sumber daya mineral.
Menutup acara, Bahlil memperkenalkan logo baru Kementerian ESDM bertema “Pancar Dipa” — simbol sinar energi yang menembus batas, membawa kehidupan dan semangat baru bagi negeri.
“Energi bukan hanya urusan angka dan mesin. Ini tentang manusia, tentang cahaya yang memberi harapan. Tugas kita memastikan tak ada satu pun rakyat Indonesia yang tertinggal dalam gelap,” pungkasnya. (*)

