“Kalau dulu kita dapat 46 emas dan sekarang baru terdeteksi 32, berarti masih kurang. Untuk bisa tetap di peringkat tiga, kita butuh 82 sampai 90 emas, untuk masuk peringkat tiga” jelas Erick.
Ia menekankan pentingnya transparansi dan sinergi antara semua pihak, termasuk cabang olahraga dan KOI dan KONI Pusat agar atlet yang diprediksikan meraih medali bisa tercapai di Thailand.
“Saya mengundang semua pihak untuk duduk bersama secara terbuka. Ini bukan misi Menpora, bukan misi KOI, tapi misi bangsa. Dengan niat yang sama, kerja keras, dan tidak saling menyalahkan, insyaallah kita bisa mencapai target tiga besar lagi,” pungkas Erick Thohir.
Hal senada dikatakan Ketua KOI
Raja Sapta Oktohari dengan peningkatan anggaran dari pemerintah sudah seharusnya atlet dari cabang yang perioritaskan dapat meraih prestasi optimal di SEA Games ke 33.
“Kami optimisme semua atlet akan berpacu menyuguhkan prestasi terbaiknya. Bahkan cabang kicboxing menjajikan meraih 8 medali emas di Thailand, “jelas Okto.
Sedang Chef de Mission (CdM) SEA Games 2025, Bayu Priawan Djokosoetono mengatakan, sudah berkeliling memantau atlet dari berbagai cabang yang dipersiapkan ke SEA Games 33. ” Dengan latihan intensif saya optimis kontingen Indonesia minimal masuk peringkat tiga SEA Games di Thailand, “tambahnya.(bam)
