Alhambra Memorial Park sendiri dirancang sebagai pemakaman Muslim yang tertata rapi, bersih, dan profesional, dengan pengelolaan berbasis nilai-nilai Islam.
“Kita usung konsep taman hijau yang asri dan menenangkan, karena kawasan ini membawa filosofi ‘Jejak Menuju Keabadian’, mengingatkan bahwa setiap manusia bakal kembali kepada Sang Pencipta, dan hanya amal baik yang abadi,” ujar Mashudi.
Dalam kesempatan yang sama, KH Muhyiddin Junaidi hadir dalam sesi talkshow mengingatkan betapa pentingnya mempersiapkan kehidupan setelah kematian sebagai bagian dari keimanan.
Sementara, Sejarawan Muda Nicko Pandawa memberikan edukasi, pemaparan inspiratif tentang sejarah Islam di Andalusia dan pengaruhnya terhadap peradaban dunia yang meluas hingga ajaran tersebut melekat dan dipeluk umat Muslim sangat erat sampai dengan detik ini.
Peletakan batu pertama tersebut menjadi simbol dimulainya perjalanan Alhambra Memorial Park untuk menghadirkan kawasan pemakaman Muslim yang tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga bermakna secara spiritual dan edukatif. Sebuah dedikasi bagi umat dan generasi penerus bangsa.
