“Dengan memperingati Hari Kesaktian Pancasila ini, ayo kita jalankan sila-sila yang ada bukan hanya di lisan, tapi dalam setiap tingkah laku, kebijakan pemerintah, dan keputusan masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, jika nilai-nilai Pancasila benar-benar tertanam di hati masyarakat, maka kesejahteraan warga di setiap kampung akan ikut terwujud.
“Kalau nilai-nilai Pancasila dijalankan, kesejahteraan itu tidak hanya jadi cita-cita, tapi nyata di setiap lingkungan,” katanya.
Lewat program tersebut, Pemkot Surabaya ingin mendorong anak-anak muda untuk aktif berkegiatan di lingkungan masing-masing. Dana Rp5 juta per RW akan dialokasikan melalui kecamatan untuk membiayai berbagai kegiatan positif seperti:
1. Festival kreatif dan olahraga kampung,
2. Pelatihan kepemimpinan dan digital,
3. Lomba inovasi dan wirausaha muda,
4. Kegiatan sosial dan kebersamaan antarwarga.
“Kita anggarkan Rp5 juta setiap RW agar Gen Z bisa membuat kegiatan sendiri. Nanti akan dipantau oleh kecamatan, RT, RW, dan masyarakat sekitar,” kata Eri.
