Pelatih triathlon putri Indonesia, Nethavani, memuji performa anak didiknya tersebut. Menurutnya, pencapaian Aira di multievent tingkat Asia ini menunjukkan potensi besar atlet muda Indonesia di cabang triathlon.
“Performa Aira sangat luar biasa. Tim Indonesia punya triathlete muda yang kuat, tapi bersaing dengan negara besar seperti China dan Jepang bukan hal mudah. Hasil ini menunjukkan bahwa kita berada di jalur yang benar,” kata Nethavani.
Sebelum terjun ke triathlon, Aira merupakan atlet renang. Ia baru beralih ke triathlon sekitar satu setengah tahun lalu. Meski terbilang baru, Aira dikenal memiliki karakter gigih, ceria, dan pantang menyerah.
“Program latihan triathlon cukup berat, tapi Aira selalu menjalaninya dengan semangat tinggi. Sikap itu yang membuatnya mampu mencapai hasil luar biasa seperti hari ini,” tambah Nethavani.
Dalam ajang Asian Youth Games Bahrain 2025, Indonesia menurunkan empat atlet triathlon yang berlaga pada dua nomor pertandingan. Selain Aira, terdapat Maurizka Nur Azizah di nomor yang sama, serta dua atlet putra Wahyu Tri Utomo Sembiring dan Leader Matthew Wisanggeni yang tampil di nomor Boys Super Sprint.
Pada nomor putra, Wahyu finis di posisi kedelapan dengan waktu 28 menit 10 detik, disusul Leader di posisi kesepuluh dengan waktu 28 menit 55 detik. Sementara Maurizka tidak menyelesaikan pertandingan akibat kendala teknis di lintasan.
