“Stabilitas pemerintahan sekarang amat baik di mata masyarakat — kecuali di mata orang itu ya,” selorohnya disambut tawa hadirin.
Eks Ketua Dewan Komisioner LPS itu menilai, data menunjukkan masyarakat merespons positif arah kebijakan ekonomi. “Ketika ekonomi membaik, daya beli meningkat. Dan ketika daya beli meningkat, persepsi terhadap pemerintah ikut terangkat,” ujarnya.
Karena itu, ia mengaku tidak terganggu dengan kritik terhadap dirinya. “Kalau ada yang bilang saya keras, saya nggak ambil pusing. Yang penting hasilnya kelihatan,” katanya.
Purbaya menegaskan, gaya komunikasinya yang dianggap “menyerang” justru bagian dari mandat menjaga stabilitas fiskal dan efektivitas belanja negara. Semua langkahnya, menurut dia, sudah sepengetahuan Presiden.
“Saya pernah bilang ke beliau (Prabowo), saya akan pastikan belanja tepat waktu. Dia jawab, ‘Go ahead aja, jalan,’” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap percepatan penyerapan anggaran kementerian dan lembaga merupakan tanggung jawab langsung Kementerian Keuangan. “Saya tidak mencampuri kebijakan mereka, tapi saya pastikan penyerapan angkanya tepat. Karena uangnya ada biayanya buat saya,” ucapnya.
