Meski menuai reaksi, Purbaya menolak mengubah gaya komunikasinya. “Saya baru tahu sebagian orang nggak bisa terima. Tapi biar saja. For the sake of the country, I don’t care! Tapi kalau Presiden perintahkan berubah, saya akan berubah,” ujarnya mantap.
Meski begitu, gaya koboi Purbaya tetap menuai kritik. Mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menilai gaya komunikasinya kerap menimbulkan gesekan di ruang publik.
“Kalau sesama anggota kabinet saling baku tikam di depan umum, itu bisa melemahkan pemerintah,” kata Hasan lewat kanal YouTube pribadinya, Senin (27/10/2025).
Hasan mengingatkan, perbedaan pandangan sebaiknya diselesaikan di ruang tertutup. “Hari ini si A kena setrum, besok si B kena sengat, lalu si C kebakar. Kalau begitu terus, publik bisa kehilangan kepercayaan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi XI DPR Misbakhun juga mengingatkan Purbaya agar fokus pada tugas pokoknya. “Pak Purbaya sebaiknya berhenti terlalu sering mengomentari kebijakan kementerian lain. Fokus saja pada desain ekonomi besar untuk mendukung visi Presiden,” ucapnya.
