IPOL.ID- Ratusan siswa di wilayah Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, diduga mengalami gejala keracunan setelah menyantap hidangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga Jumat (24/10/2025) pagi, sebanyak 214 siswa dilaporkan mengalami gejala seperti pusing dan diare.
Plt Panewu Mlati, Arifin, mengatakan para siswa yang mengalami gejala tersebut berasal dari tiga sekolah, yakni MAN 3 Sleman, SMPN 2 Mlati, dan SD Jombor Lor. Mereka segera mendapatkan perawatan di Puskesmas Mlati I.
“Gejalanya pusing, diare, kebanyakan siswa SD diare, yang lain pusing-pusing. Semua dibawa ke sini, sebagian besar hanya diberi obat dan rawat jalan. Hanya satu siswa yang sempat diinfus, dan tidak ada yang dirujuk,” kata Arifin di Puskesmas Mlati I, Jumat pagi.
Rinciannya, terdapat 20 siswa MAN 3 Sleman, 55 siswa SMPN 2 Mlati, dan 13 siswa SD Jombor Lor yang menjalani pemeriksaan di puskesmas. Selain siswa, tujuh guru SMPN 2 Mlati yang juga mengonsumsi MBG dilaporkan mengalami gejala serupa.
