Benyamin juga memastikan bahwa tidak ada dana yang mengendap tanpa peruntukan. Menurutnya, pengelolaan keuangan daerah dilakukan dengan prinsip kehati-hatian agar tidak menimbulkan kesalahan administrasi atau pelanggaran hukum di kemudian hari. “Semua dana itu ada peruntukannya, jadi tidak ada uang yang dibiarkan menganggur begitu saja,” tegasnya.
Pemkota Tangsel, lanjut Benyamin, tengah mengebut berbagai program pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang sudah direncanakan dalam APBD 2025. Ia berharap hingga akhir tahun nanti seluruh program dapat diselesaikan sesuai target agar serapan anggaran meningkat dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
“Kita akan percepat pelaksanaan dan penyelesaiannya supaya bisa segera dibayarkan. Dengan begitu, serapan anggaran meningkat dan perputaran ekonomi di Tangsel juga ikut tumbuh,” pungkasnya. (bam)
