“Sebagai pertanggungjawaban atas kekeliruan yang menimbulkan kegaduhan dan setelah diputusnya kerja sama kontrak dengan pihak stasiun TV, maka sejak 14 Oktober 2025 kami memberhentikan seluruh aktivitas perusahaan,” katanya.
Sebelumnya, perwakilan Trans7 dan CT Corp juga telah mendatangi Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, pada Rabu (15/10/2025) untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung.
Dalam rombongan tersebut hadir Direktur Produksi Trans7 Andi Chairil, CEO Detik Network Abdul Aziz, dan Kepala Divisi HRD Trans7 Antonius Refijanto. Pertemuan dengan pihak pesantren yang dihadiri keluarga, santri, dan alumni berlangsung selama sekitar dua jam dalam suasana kondusif.
Juru Bicara Pondok Pesantren Lirboyo, KH. Abdul Mu’id Shohib, menyampaikan bahwa pihaknya menerima penjelasan dan klarifikasi dari jajaran Trans7 terkait tayangan tersebut.
“Pertemuan berjalan baik. Banyak disampaikan klarifikasi dari Bapak Aziz dan Bapak Andi terkait dengan tayangan di Trans7 pada hari Senin sore kemarin,” ujar KH. Abdul.
