“Sementara itu volume transaksi Kopra by Mandiri telah mencapai 1,1 miliar dalam sembulan bulan terakhir, tumbuh 14 persen YoY. Melalui Kopra by Mandiri, kami membangun ekosistem digital yang menghubungkan korporasi besar, pelaku uMKM, hingga konsumen, sehingga seluruh rantai nilai dapat bergerak lebih efisien dan saling terintegrasi,” ujar BD Budi pada Kamis (30/10) .
Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa Kopra by Mandiri saat ini mengelola hampir sepertiga dari total transaksi digital di Indonesia. Platform ini berperan sebagai super-platform yang mengintegrasikan tiga pilar utama ekosistem digital Bank Mandiri, yaitu Kopra by Mandiri untuk segmen korporasi, Livin’ by Mandiri untuk nasabah ritel, serta Livin’ Merchant bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Sinergi ketiganya, berhasil menciptakan konektivitas digital yang menyeluruh, memperkuat peran Bank Mandiri dalam mendorong efisiensi dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Bank berkode emiten BMRI ini, menilai kolaborasi antar ekosistem saat ini bukan soal integrasi layanan saja, melainkan wujud nyata dari semangat “Sinergi Majukan Negeri” yang menggabungkan inovasi digital, inklusi keuangan, dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
Upaya ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo khususnya dalam memperkuat kemandirian ekonomi, memperluas kesejahteraan rakyat, serta mendorong transformasi digital yang inklusif serta berkelanjutan guna menciptakan perluasan lapangan kerja.
