Dia berharap Try Out KJP terus dilaksanakan berkelanjutan. Dalam kesempatan itu, ia juga berterima kasih kepada Walikota Administrasi Jakarta Timur dan Gubernur DKI Jakarta yang telah membantu terselenggaranya Try Out KJP.
“Semoga ini terus berjalan, bukan hanya hari ini tapi juga berkelanjutan. Biar sekolah-sekolah di Jakarta Timur mendapat Try Out KJP serupa. Terima kasih Pak Walikota Jakarta Timur dan Gubernur DKI yang telah mengadakan program TO Naiju ini,” kata Erinda.
Ucapan terima kasih juga diungkapkan oleh Meto Firmansyah, guru dari 103 SMA Jakarta. Menurutnya, program yang diisiasi Pemkot Jakarta Timur dan Gubernur DKI Jakarta itu menjadi salah satu sistem untuk meningkatkan pendidikan, khususnya Jakarta.
“Mengingat kita memiliki banyak potensi di kalangan bawah. Dan ini difasilitasi provinsi untuk mengangkat potensi itu. Ini sebuah gambaran, bagaimana tingkat pendidikan peserta yang memiliki KJP itu untuk bersaing dengan peserta didik yang lain,” ujar Meto.
Program Try Out KJP diresmikan pada 21 Oktober lalu oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Try out akan dilaksanakan lima periode, mulai Oktober 2025 hingga Februari 2026 dan akan diikuti 3.304 siswa dari 40 SMA Negeri termasuk yang menjadi pilot project. Tahap pertama try out tahap pertama diikuti 472 siswa dari enam sekolah. (Joesvicar Iqbal)
