“Di sini yang perlu kami tegaskan bahwa, klien kami itu juga korban daripada si Insan ini,” kata Andi Taslim.
Mereka mengatakan Inara Rusli bersedia untuk menjalin hubungan dengan Insanul Fahmi didasarkan dari pengakuan pria tersebut sebagai lajang dan melihat keseriusan pebisnis 25 tahun asal Medan itu.
Namun setelah mereka menikah secara agama pada 7 Agustus 2025, kata mereka, Wardatina Mawa selaku istri sah Insanul Fahmi mengirim pesan kepada Inara yang menyatakan bahwa pernikahan mereka masih sah secara agama dan negara.
Inara disebut merasa dibohongi oleh Insanul Fahmi dan memilih untuk mundur. Hal ini karena Inara menolak keras untuk menjadi istri kedua.
“Kami sudah enggak ada hubungan apa-apa lagi ya Mawa’,” ujar Putra Kurniadi membacakan pesan Inara Rusli pada Wardatina Mawa.
Skandal ini mulai terkuak setelah Wardatina Mawa datang melaporkan suaminya, Insanul Fahmi, dan Inara Rusli ke Polda Metro Jaya pada 22 November 2025 dengan dugaan perselingkuhan dan perzinahan.
Mawa datang ke polisi bukan hanya dengan tudingan, tetapi dengan bukti yang konon berupa rekaman video CCTV dugaan perzinahan Inara dan Insan.
