Menurut Munjirin, di Waduk Giri Kencana akan segera dibangun juga sarana prasarana yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Pembangunan sedang berjalan oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur.
“Sesuai kontrak Waduk Giri Kencana ini selesai tanggal 15 Desember. Tapi mudah-mudahan selesai sebelum itu,” ujarnya.
Selain pembangunan waduk, lanjut Munjirin, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur juga menyiapkan sarana prasarana yang ada di Jakarta Timur, seperti pompa-pompa dan peralatan lainnya.
“Itu semua kami minta untuk siap dan untuk dicek, jangan sampai pas kejadian itu nanti baru pompanya tidak ada baterainya, kemudian mungkin peralatan yang lainnya mungkin tidak bisa dimanfaatkan. Kami minta untuk semuanya siap menghadapi ini, termasuk peralatan dan SDM-nya (Sumber Daya Manusia),” tegas Wali Kota Munjirin mengingatkan jajaran Pemkot Jaktim.
Selain itu, pihaknya meminta semua posko-posko sudah mulai diaktifkan, baik di kelurahan, kecamatan dan kantor walikota.
Sementara, Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Timur, Abdul Rauf Gaffar menambahkan, dari hasil revitalisasi, Waduk Giri Kencana dapat mereduksi sekitar 20.000 meter kubik air dari aliran wilayah Cilangkap, sedangkan Waduk Anak Elok kapasitasnya meningkat dari 6.000 menjadi 10.000 meter kubik.

