BPBD juga membuka opsi memanfaatkan dana kelurahan untuk membangun pagar pengaman, mengingat EWS merupakan instrumen keselamatan publik yang harus dijaga bersama.
Irfan mengingatkan masyarakat bahwa sirene tsunami diuji setiap tanggal 26 sesuai standar BMKG, sehingga keberadaannya sangat penting bagi mitigasi bencana.
“Fasilitas ini menyangkut keselamatan kita semua. Masyarakat perlu ikut menjaga agar kejadian serupa tidak terulang,” tuturnya.
BPBD kini masih menunggu konfirmasi vendor terkait proses perbaikan, karena aset tersebut belum sepenuhnya dihibahkan kepada Pemerintah Kota Palu.(Vinolla)
