IPOL.ID — Hujan deras yang turun tanpa jeda, tanah yang melemah, dan kontur perbukitan yang tak lagi stabil membuat sejumlah wilayah di Sumatera menghadapi hari-hari yang berat. Akses jalan terhambat, jembatan putus, jaringan komunikasi hilang-timbul, sementara masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berupaya menjaga aktivitas dan keselamatan keluarga mereka. Di tengah situasi yang bergerak cepat itu, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tetap berdiri sebagai salah satu simpul penting yang menjaga mobilitas dan mengalirkan bantuan di wilayah terdampak.
Direktur Operasional dan Transformasi ASDP, Rio Lasse, menegaskan bahwa perusahaan mengaktifkan seluruh protokol darurat untuk memastikan layanan tetap berjalan dengan fokus utama pada keselamatan. “ASDP hadir bukan hanya sebagai operator penyeberangan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya pemulihan masyarakat. Kami menjaga agar layanan tetap tersedia, sekaligus memastikan karyawan dan keluarga di daerah terdampak mendapat perlindungan,” ujar Rio.
