Sementara di Singkil, longsor di Rimo memutus jalan sehingga kapal menjadi satu-satunya moda untuk evakuasi. KMP Teluk Sinabang dan KMP Aceh Hebat 3 kini disiagakan penuh untuk mengangkut warga, karyawan, dan bantuan menuju Pulau Banyak dan Pulau Sinabang.
Untuk memperkuat komunikasi, kantor pusat ASDP mengirimkan telepon satelit ke empat cabang terdampak: Danau Toba, Singkil, Banda Aceh, dan Padang. Perangkat ini menjadi tulang punggung koordinasi ketika jaringan seluler nyaris hilang.
Keselamatan Prioritas Utama
Sementara itu, Kementerian Perhubungan turut mengawal dinamika situasi di lapangan. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan belasungkawa atas bencana yang terjadi dan menegaskan bahwa seluruh jajarannya siaga penuh. “Seluruh lini transportasi bergerak cepat membantu penanganan bencana ini. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” ujar Menhub Dudy.
Kemenhub memastikan sejumlah pelabuhan penyeberangan tetap beroperasi dengan penyesuaian, termasuk penguatan pemantauan cuaca dan pengaturan arus kendaraan evakuasi. Di Aceh dan Sumatera Utara, terminal dan pelabuhan tetap dibuka dengan dukungan genset dan komunikasi satelit, sementara tim BPTD menjaga agar arus logistik—termasuk sembako dan BBM—dapat bergerak tanpa hambatan. Koordinasi dengan BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, dan operator transportasi terus diperkuat untuk mempercepat pemulihan jaringan transportasi.
