“Semua gaji pemain sudah kita bayar, tidak ada tunggakan berbulan-bulan seperti yang dirumorkan. Sesuai arahan penasehat manajemen, kami selalu berupaya agar pembayaran dilakukan tepat waktu. Namun terkadang ada keterlambatan beberapa minggu karena kendala teknis, dan itu hal yang umum di banyak klub,” ujar Hermawan, Jumat (31/10).
Ia mengelak, keterlambatan tersebut bukan disebabkan masalah keuangan serius, melainkan proses administratif dan penyesuaian jadwal pencairan dana. Ia menilai, rumor yang berkembang di media sosial telah dibesar-besarkan dan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di internal klub.
Yang pasti, di sisi kompetisi, performa SPFC kian memprihatinkan. Dari tujuh laga awal, tim asuhan sementara asisten pelatih Eka Yulianta baru mengoleksi empat poin — hasil dari satu kemenangan dan satu hasil imbang. Lima pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan, membuat Kabau Sirah terpuruk di dasar klasemen dengan catatan kebobolan 11 gol dan baru mencetak 5 gol ke gawang lawan. (bam)
