Kondisi banjir yang terus meluas menjadi ujian besar bagi Aceh. Pemerintah provinsi telah mengeluarkan instruksi kesiapsiagaan, sementara warga menuntut percepatan tindakan dan kepemimpinan langsung.
Kritik dari Awi membuka diskusi penting tentang efektivitas koordinasi, kehadiran pemimpin di masa darurat, serta sejauh mana pemerintah mampu merespons keadaan genting. Pada akhirnya, warga hanya ingin satu hal: negara hadir ketika mereka paling membutuhkan. (sol)
