Soal dinamika internal, ia merasa hubungannya dengan pihak-pihak terkait sebenarnya baik-baik saja. Namun, ia menyayangkan bahwa belakangan komunikasi tidak terjalin.
“Ya, sebetulnya baik-baik saja. Perasaan saya sih begitu. Tapi dia mungkin terlalu sibuk, tidak pernah menghubungi saya. Saya tidak tahu,” katanya.
Sebelumnya, risalah Rapat Harian Syuriyah PBNU yang berlangsung di Jakarta memuat poin rekomendasi agar Gus Yahya mundur atau diberhentikan.
Pertemuan itu dihadiri 37 dari 53 pengurus harian Syuriyah dan risalahnya ditandatangani Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar.
Salah satu sorotan utama dalam dokumen tersebut adalah kehadiran narasumber yang dinilai memiliki keterkaitan dengan jaringan zionisme internasional dalam kegiatan AKN NU.
Kehadiran tokoh tersebut dianggap tidak selaras dengan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dan prinsip dalam Muqaddimah Qanun Asasi NU. (far)
