Lebih lanjut, Anam mengajak semua pihak untuk mendoakan M Farhan Hamid dan Reno Syahputeradewo yang kerangkanya ditemukan di gedung Kwitang yang sempat terbakar itu. Kompolnas juga turut mengucapkan belasungkawa kepada pihak keluarga korban.
“Ayo kita bersama-sama mendoakan keluarganya tabah dan kedua almarhum juga mendapat tempat yang terbaik,” ucap Anam.
Diketahui, polisi mengumumkan hasil tes DNA terhadap dua kerangka ditemukan dalam gedung di Kwitang yang terbakar pada akhir Agustus lalu. Polisi menyatakan dua kerangka itu identik dengan DNA dari dua keluarga orang yang hilang.
Sementara, Karo Labdokkes Polri, Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti menerangkan, kerangka itu diterima dalam dua kantong jenazah, yakni kantong jenazah 0080 dan 0081.
Pemeriksaan kemudian dilakukan terhadap gigi dan sampel DNA.
“Hasilnya, kerangka itu identik dengan sampel keluarga dari dua orang yang hilang, yakni M Farhan Hamid dan Reno Syahputeradewo,” pungkas Brigjen Pol Sumy. (Joesvicar Iqbal)
